Welcome!!! 107,3 Lips FM :: Dakwah.Edukasi.Entertainmen Click Listen Online untuk mendengarkan siaran kami
Now

Tempe Khas Indonesia Laris dan Jadi Favorit di Amerika

Tempe "Smiling Hara Tempeh". (Foto: Barfblog.com)

Salah satu makanan tradisional, tempe, mendunia. Makanan ini terkenal di tanah Amerika Serikat (AS). Seiring waktu, makanan berbahan dasar kacang kedelai ini mulai menjadi menu favorit masyarakat Negeri Paman Sam.

Salah satu merek tempe yang laris manis bernama “ French Broad Food” di Asheville, North Carolina, AS. Tempe ini menjadi makanan yang laku keras di toko yang bergelut di sektor jual beli makanan sehat dan produk organik.

Salah satu produk tempe yang paling laris adalah “ Smiling Hara Tempeh” yang dijual mentah dan sudah dimasak.

Pemilik produk ini adalah pasangan suami dan istri, Chad Oliphant dan Sarah Yancey.

“ Saya sangat suka tempe dan tempe juga merupakan produk yang sangat menonjol karena itu homemade. Jadi, jarang tersedia di toko-toko,” kata Chad kepada VOA Indonesia, dilansir dari situs VOA Indonesia, Senin 10 Oktober 2016.

Dia mengaku punya pengetahuan proses fermentasi dan cara membuat tempe karena pernah mengenyam pendidikan di Microbiotic Institute di Massachussetts. Berbekal pengetahuannya ini, Chad dan istrinya mendirikan “ Smiling Hara Tempe” yang berarti perut bahagia.

Kabar baiknya, ribuan produk tempe Indonesia ini dipasok ke berbagai restoran dan toko, tak hanya di Ashville, tapi juga di Amerika bagian Selatan.

Manajer “ French Broad Food”, Ryan Prenger, mengatakan harga tempe Chad memang agak mahal. Meskipun demikian, tempe buatan mereka pun laku keras.

“ Lalu, mereka juga membuat produk tempe yang sudah dibumbui dan ternyata laku juga,” kata Prenger.

Tak hanya berbahan kacang kedelai, Chad menggunakan bahan baku lain yang jarang digunakan oleh produsen tempe, yaitu kacang tolo dan kacang polong hitam. Tempe berbahan dasar kacang-kacang tersebut juga menarik hati konsumen.

“ Tempe ini enak dan teksturnya seperti daging ayam. Enak pokoknya,” kata seorang pelanggan Smiling Harah Tempe, Judith McNamara.

Chad menyebut usaha tempe ini merupakan tumpuan hidup bagi keluarganya. Pria ini menyebut tempe telah menjadi alat mereka untuk mengenal Indonesia.

Memang, lanjut Chad, keberadaan tempe di Amerika ini masih kalah populer dengan tahu. Walaupun begitu, Chad percaya warga Amerika Serikat semakin menyukai tempe karena rasanya enak dan bergizi tinggi.[dream.co.id]